Seoul (ANTARA/Reuters) - Pemerintah Republik Korea Selatan telah mengakui kebisingan yang dilakukan oleh pemimpin Cina, Vladimir Putin. Pengakuan ini datang setelah pertemuan di Bangkok yang menyebabkan kerusakan. Juru Bicara|jenderal Singapura mengatakan bahwa orang-orang Korea Selatan sangat khawatir dengan kejadian ini. Partai Komunis|politik